Cara Menggunakan Google Ads bagi Pemula

Cara menggunakan Google Ads bagi pemula akan kami rangkum pada artikel ini. Google Ads sendiri kini banyak digunakan oleh para marketer untuk menunjang content marketing yang sedang mereka jalankan.

Tujuan dari Google Ads sendiri bermacam-macam, dari mulai menarik pengunjung ke situs perusahaan atau bahkan bisa untuk meningkatkan penghasilan bisnis.

Cara Menggunakan Google Ads yang Tepat

Beriklan menggunakan Google Ads terdapat berbagai elemen yang dapat membantu Anda untuk membuat campaign yang bagus. Namun, bagi pemula yang baru saja terjun ke dunia Google Ads, seringkali membuat kesalahan.

Kesalahan yang biasanya dilakukan oleh pemula, seperti tidak melakukan riset terlebih dahulu sebelum menjalankan campaign, tidak memilih jenis kata kunci yang benar, fitur extensions tidak dilakukan secara optimal dan masih banyak lagi.

Akibat dari kesalahan-kesalahan tersebut, Google Ads Anda tidak dapat berfungsi secara optimal serta memiliki peluang yang lebih kecil untuk mendapatkan hasil campaign yang bagus. Berikut kami rangkum langkah-langkah menggunakan Google Ads yang dapat dilakukan oleh pemula sekalipun.

Langkah – Langkah Menggunakan Google Ads :

  1. Bukalah Google Ads

Bukalah Google Ads melalui internet, untuk device yang digunakan bisa memakai smartphone atau PC. Namun, untuk lebih mempermudah penggunaan Anda bisa menggunakan PC atau laptop untuk mengaksesnya.

  1. Login akun

Sebelum bisa menggunakan Google Ads, Anda harus login terlebih dahulu untuk pembuatan akun Google Ads. Anda bisa menggunakan akun Google pribadi atau membuat akun Google yang baru jika tidak ingin email pribadi Anda penuh oleh email masuk dari Google Ads.

  1. Pick goal atau pilih goal

Setelah berhasil login ke Adwords, akan tampil pilihan untuk memilih goal yang diinginkan dari iklan Anda. Terdapat tiga pilihan goal yang sudah disediakan oleh Adwords, Anda dapat memilih salah satu yang menurut Anda paling cocok dengan bisnis yang sedang Anda jalankan. Tiga pilihan goal tersebut meliputi :

  • Goal pertama, menghubungi Anda melewati telepon. Jika bisnis yang sedang Anda jalankan membutuhkan interaksi yang lebih banyak melalui telepon, maka ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Contohnya, seperti bisnis yang mengelola bisnis konsultasi.
  • Goal kedua, mengunjungi toko fisik atau biasa disebut sebagai Apabila bisnis yang sedang Anda jalankan berupa mengelola toko fisik, seperti restoran, cafe, toko baju atau jenis usaha lain yang menuntut konsumen untuk mengunjungi toko Anda, maka Anda bisa memilih goal ini.
  • Goal ketiga, mengunjungi website. Jika transaksi pada bisnis Anda kebanyakan membutuhkan interaksi melalui website, sebaiknya Anda memilih goal yang ketiga.
  1. Menentukan tujuan iklan Anda

Langkah ini penting untuk kebutuhan iklan Anda karena nantinya iklan Anda akan diatur sedemikian rupa oleh Google untuk membantu Anda mencapai goal yang sudah Anda pilih. Terdapat beberapa pilihan, meliputi :

  • Sales berguna untuk penjualan produk secara online maupun
  • Leads berfungsi untuk mendapatkan leads serta konversi dengan mendorong konsumen melakukan suatu tindakan.
  • Website traffic berguna untuk memperoleh pengunjung ke website Anda sebanyak-banyaknya.
  • Product and brand considering berguna untuk mendorong pelanggan untuk mengenali bisnis atau produk yang sedang Anda jual.
  • Brand awareness and reach berguna untuk meraih audience yang luas.
  • App promotion berguna untuk mempromosikan aplikasi agar pelanggan melakukan penginstalan.
  • Local store visits and promotion berguna untuk meningkatkan kunjungan ke toko fisik Anda.
  1. Memilih jenis tampilan iklan

Anda dapat memilih beberapa tipe campaign yang terdiri dari :

  • Search campaign berisi judul yang membantu pelanggan untuk diarahkan langsung ke website tujuan, terdapat juga deskripsi singkat serta info kontak bisnis Anda.
  • Display campaign merupakan iklan berupa teks atau gambar yang akan mengarahkan pelanggan ke website tujuan. Untuk ukuran displaynya sendiri berbeda-beda tergantung di mana iklan tersebut dipasang.
  • Shopping campaign menampilkan berbagai informasi produk dalam bentuk katalog berupa nama produk, gambar produk, harga serta link yang bisa diklik oleh pelanggan langsung ke halaman web Anda.
  • Video campaign berisi video yang muncul di website partner Google atau ketika Anda mengakses video di youtube. Durasi video campaign ini hanya sekitar 5-15 detik saja.
  • App campaign berfungsi untuk mempromosikan aplikasi berupa teks atau gambar yang mengarahkan langsung ke App Store atau Play Store.
  • Smart campaign dikelola oleh Google, Anda hanya perlu memberikan informasi mengenai nama bisnis lalu buat iklan.
  • Local campaign dirancang untuk membantu mempromosikan toko fisik Anda. Iklan akan tampil di laman penelusuran, Maps, Youtube serta website partner Google.
  1. Pilih jangkauan lokasi target

Selanjutnya, Anda diminta untuk memilih jangkauan lokasi target bisnis Anda. Anda dapat secara bebas memilih jangkauan lokasi dari Indonesia hingga luar negeri. Bahkan, Anda dapat mempersempit jangkauan lokasi target ke suatu kota ataupun provinsi tertentu.

  1. Pilih kategori bisnis

Pilihlah kategori yang mencerminkan bisnis Anda. Hal ini berguna untuk memudahkan pihak Google menentukan target audience bagi iklan Anda.

Jika bisnis yang sedang anda jalankan berupa bisnis yang menyediakan layanan tertentu, Anda bisa mengisi kolom tersebut yang mendeskripsikan bisnis Anda.

  1. Membuat copy iklan

Perlu diperhatikan bahwa pembuatan copy iklan untuk kebutuhan paid search tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pasalnya, Google membatasi jumlah karakter untuk copy iklan.

Jumlah karakter untuk headline atau judul iklan hanya sampai 30 karakter sedangkan untuk isi iklan mencapai 80 karakter saja.

Dengan keterbatasan jumlah karakter yang diperkenankan oleh pihak Google, Anda sebisa mungkin harus membuat kalimat yang singkat, jelas dan pastinya menarik.

Anda bisa memulainya dengan membuat iklan yang berisikan instruksi jelas tentang apa yang harus dilakukan oleh calon konsumen ketika melihat iklan tersebut.

  1. Masukkan foto

Hal ini bersifat opsional, artinya Anda dapat menyertakan foto yang mencerminkan bisnis atau promo yang sedang Anda jalankan atau Anda bisa tetap mengosongkan bagian ini.

Namun, sebaiknya Anda menambahkan logo bisnis untuk meyakinkan calon konsumen bahwa bisnis Anda nyata dan bukan penipuan. Logo juga bermanfaat untuk memberikan kesan awal yang baik bagi bisnis Anda.

  1. Menentukan budget

Google menerapkan sistem PPC atau Pay Per Click yang artinya Anda hanya perlu membayar jika iklan Anda diklik oleh target audience. Cara ini dapat membuat Anda menghemat biaya iklan.

Anda juga dibebaskan untuk menetapkan estimasi biaya yang perlu dikeluarkan. Mulailah langkah awal dengan estimasi biaya yang kecil. Dengan cara ini, Anda dapat mengevaluasi performa iklan Google Ads pertama Anda.

Apabila performanya menunjukkan hasil yang baik maka Anda dapat meningkatkan estimasi biaya tersebut secara bertahap agar tidak membebankan Anda. Hal ini berguna untuk menjangkau semakin banyak konsumen.

  1. Memilih metode pembayaran

Metode pembayaran yang disediakan oleh Google cukup beragam. Anda bisa melakukan transaksi menggunakan kartu kredit atau transfer melalui bank. Hal ini memudahkan Anda apabila tidak memiliki kartu kredit.

Itulah 11 cara menggunakan Google Ads yang bisa dilakukan dengan mudah oleh siapa saja. Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk membuat Iklan Google Ads yang tepat untuk kebutuhan bisnis Anda.